BROMO EXPLORE

 STUDYTOUR: BROMO EXPLORE



hai this is my experience with my friends to Bromo

Di blog kedua ini, selain membahas pengalaman ku, aku juga akan sedikit membahas tentang kehidupan masyarakat sekitar Bromo 


pemandangan Bromo saat matahari terbit 


Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata alam di Indonesia yang terkenal. Berada di Jawa timur, gunung yang masih aktif ini memiliki ketinggian 2.329 m

 Cara untuk naik ke Bromo:) 

Untuk mengunjungi Bromo, tidak bisa melalui kendaraan biasa tetapi perlu menggunakan mobil Jeep. Satu mobil bisa untuk 6-7 orang. Jalan yang menanjak dan berliku, mengharuskan naik jeep. Pemberhentian (rest area) menuju puncak sangat jauh, butuh sekitar 30-45 menit untuk sampai.  Di rest area juga terdapat mushola, toilet, warung kecil, dan beberapa jajanan. Selain itu, ada pula yang menjajakan syal, sarung tangan, dan kupluk. Jadi, apabila anda belum membawa sarung tangan atau pakaian hangat dapat anda beli disana. 



Untuk mengejar matahari terbit, perjalanan dimulai menaiki Jeep pada pukul 03.00 dini hari. Jalan sekitar, tidak memiliki lampu jalan untuk penerangan sehingga yang harus dan boleh mengendara Jeep hanyalah orang yang sudah terampil. Jalan sebelum memasuki gerbang masuk Bromo merupakan daerah pemukiman. Terlihat, masyarakat sekitar bermata pencaharian sebagai petani dan pemandu wisata. Kebanyakan masyarakat memiliki kebun di sekitar rumah. Beragam sayuran ditanam disana, sebagian besar merupakan daun bawang. Suhu udara disana dan tanah yang subur mendukung untuk perkebunan. Suhu udara pada dini hari adalah sekitar 6°C. Selain pemukiman, terdapat pula sekolah. Masyarakat sekitar banyak yang memiliki Jeep dan motor. 

Sesampainya di Bromo Tengger, untuk melihat sunrise yang bagus kita harus berjalan lagi dan menaiki anak tangga. Jika tidak ingin jalan kaki, kita dapat menaiki ojek dengan harga rp. 50,000. Ada berbagai spot untuk melihat sunrise yang bagus. Matahari terbit sekitar pukul 06.15 

Pemandangan di Bromo Tengger sangatlah indah. Di sekitar tempat Penanjakan, terdapat beberapa toko dan mushola. Toko-toko tersebut menjual berbagai minuman panas dan makanan. Terdapat pula beberapa jajanan, seperti telur gulung. 

Padang Savana 

Selain Bromo, kita menuju ke Padang Savana. Disana, kita dapat melihat pemandangan perbukitan yang ada, jalannya tidak seperti jalan biasa tapi pasir. Apabila anda menaiki Jeep, Jeep akan mengebut di sekitar Savana. 



Di Padang Savana, saya dan teman-teman sarapan. Suhu udara pada pukul 06.30 adalah sekitar 13°C. Di suhu ini, sudah tidak  terlalu dingin. Setelah itu, menuju kawah bromo Tengger, disana terdapat kuda yang dapat anda naiki supaya tidak lelah berjalan menuju kawah. Harga naik kuda sekitar Rp. 100,000. 


Bukit Teletubbies yang unik 



Setelah itu, destinasi terakhir dalam Bromo explore adalah bukit Teletubbies. Kenapa disebut dengan bukit Teletubbies?? Karena, bentuknya yang sangat mirip dengan bukit di kartun Teletubbies. Uniknya, di bukit Teletubbies, handphone kita tidak akan bisa tersambung dengan sinyal. Sinyal disana akan hilang saat mulai mendekati bukit Teletubbies. Di sekitar bukit Teletubbies juga, banyak rerumputan ilalang tinggi. 

Bukit Teletubbies juga merupakan destinasi terjauh dari Bromo explore, sehingga perjalanan kembali ke rest area sedikit lebih lama. Perjalanan turun dari Bromo menaiki Jeep akan terasa berbeda. Karena pada saat naik suasana gelap dan masih dingin, pada saat turun suasana sudah terang dan sudah mulai panas. Sampai lagi di rest area adalah sekitar pukul 12.00 siang. 

 Itulah pengalaman ku di Bromo Tengger. Selain itu, anda dapat membeli bunga edelweis yang dijajakan di Bromo. 

Jika anda ingin mengunjungi Bromo Tengger, jangan lupa persiapkan pakaian hangat dan uang yang cukup yaa 






Komentar